Para penumpang tertidur saat menunggu keberangkatan (Foto: AP)
JENEWA - Ratusan penerbangan di seluruh Eropa dibatalkan. Penerbangan yang menuju Eropa pun terpaksa dialihkan, karena gumpalan debu dari letusan gunung Islandia telah mencapai Greenland dan Portugal.
"Gumpalan awan debu tersebut diperkirakan sepanjang 3.400 kilometer hingga 2.200 kilometer, membentang dari Atlantik Utara," ujar Badan Penerbangan Irlandia.
Hal tersebut membuat lima bandara di wilayah bagian paling barat Irlandia akhirnya ditutup pada Minggu sore, tapi tiga bandara lainnya seperti di Dublin, Shannon dan Cork masih tetap dibuka.
penerbangan pun dialihkan, membuat jalur udara pun akhirnya menjadi padat. Bahkan beberapa jalur ditutup karena jalur dari Portugal hingga Spanyol, selatan Prancis dan Italia bagian utaram hingga ke Jerman, Republik Ceko dan Austria.
Pusat kontrol lalu lintas udara Euro yang berpusat di Brussel pu mengingatkan pesawat untuk mengisi ekstra bahan bakar karena waktu penerbangan menjadi lebih lama melewati Atlantik Utara, wilayah yang tidak diperbolehkan adanya penerbangan.
Seperti dikutip AP, Senin (10/5/2010), diperkirakan bahwa ada sekira 24.500 penerbangan pada hari Minggu di wilayah eropa, masih dibawah 500 dari rata-rata pada tahun ini. Dikabarkan bahwa abu vulkanik tersebut akan menutupi benua tersebut dan bandara yang tertutup diperkirakan dibuka kembali.
Ahli Meteorologi Daniel Gerstgrasser mengatakan, hujan memungkinkan untuk menyingkirkan awan debu tersebut pada Senin pagi dan kemungkinan tidak akan adalagi awan yang terbawa dalam kurun waktu 24 jam berikutnya.
Pada bulan lalu, ditutupnya bandara dan pembatalan penerbangan lebih dari 100 ribu penerbangan, mengakibatkan para penumpang menjadi terlantar di hampir seluruh belahan dunia dan menyebabkan kerugian lebih dari 1 juta euro.
(rhs)