Getting Time...

2 Tahun Gempa Shicuan, 17 Ribu Warga Masih Hilang

Fajar Nugraha
Selasa, 11 Mei 2010 16:57 wib
BEIJING - Rabu 12 Mei besok, genap dua tahun gempa di Sichuan, China, berlalu. Tetapi hingga kini beberapa keluarga masih merasakan pahitnya kehilangan anggota keluarga mereka. Tak kurang 17.921 jiwa warga dilaporkan masih hilang hingga saat ini.

Menurut hukum di China, setiap warga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana alam dimungkinkan untuk mendaftarkan keluarga ke dalam daftar korban tewas akibat bencana, setelah dua tahun. Tetapi diperkirakan tidak banyak warga yang melakukan hal tersebut.

Pilihan itu sendiri menawarkan kompensasi finansial dalam jumlah kecil, yang tentunya tidak dapat menggantikan rasa kehilangan yang mereka alami. "Mengikuti aturan ini sama saja seperti membuka rasa kehilangan mereka tiap waktu," ungkap petugas bantuan moral Gao Guizi, seperti dikutip Reuters, Selasa (11/5/2010).

Menurut beberapa pengawas pascatrauma, warga yang kehilangan anggota keluarganya bebannya jauh lebih besar dari pada warga yang menemukan anggota keluarganya yang telah tewas. "Mereka masih mengharapkan keluarga masih dapat kembali," ungkap petugas pasca trauma Palang Merah Internasional Hai Lan.

Sejak terhitung sejak satu tahun lalu, jumlah korban akibat gempa Sichuan telah mencapai 68.712 jiwa. Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah, karena hingga kini masih banyak korban yang terverifikasi.
(faj)
TWITTER »
twit