Perdana Menteri Irak Nuri Al-Maliki melakukan pertemuan dengan para menteri keamanan dan pejabat tinggi untuk membahas situasi keamanan di Nineveh (Foto: AP)
BAGHDAD - Militer Irak telah mengungkap rencana militan Al Qaeda yang diduga akan melakukan penyerangan pada ajang Piala Dunia di Afrika Selatan (Afsel) bulan mendatang.
Juru Bicara Pasukan Keamanan Baghdad Mayjen Qassim al-Moussawi dalam keterangan persnya mengatakan, Abdullah Azam Saleh al-Qahtani diduga merencanakan aksi teror di Afsel saat pagelaran Piala Dunia dilaksanakan pada 11 Juni. Seperti dilansir AP, Selasa (18/5/2010), Abdullah Azam Saleh al-Qahtani adalah seorang anggota dari tentara Saudi.
Dia mengatakan, al-Qahtani masuk ke Irak pada 2004 dan diduga melakukan rangkaian serangan teror di ibu kota dan negara lainnya.
Sementara itu dari pihak juru bicara Kepolisian Afsel Vish Naidoo mengatakan, mereka belum mendapatkan informasi terkait dari pihak Pemerintah Irak. "Kami masih belum mendapatkan laporan dari mereka (Irak). Penangkapan yang mereka lakukan, kami sama sekali tidak mengetahuinya," ujar Naidoo.
Di Irak, serangan yang dilakukan oleh kelompok Al Qaeda terus berlanjut. Pada Senin kemarin, sekelompok penyerang dengan menggunakan seragam militer Irak, memenggal seorang pemimpin Suni dan menancapkan kepalanya di tiang listrik di tengah kota. Sebelumnya pimpinan Suni itu memberikan ceramah untuk menentang Al Qaeda.
Sekadar diketahui, kekerasan di Irak untuk beberapa tahun ini menurun tajam. Walaupun kelompok Suni memberontak untuk melawan Al Qaeda di Irak atau terlihat sepertinya bekerja sama dengan kelompok Shiite yang memimpin negara, namun mereka kerap menjadi target serangan.
(rhs)