Osama bin Laden pemimpin Al Qaeda (Foto: Ist)
KAIRO - Seorang anggota senior Al Qaeda wilayah Yaman menyerukan kepada pendukung mereka, untuk menculik umat Kristen dan keluarga Kerajaan Arab Saudi. Seruan yang dilayangkan lewat radio ini, dimaksudkan untuk membalas penangkapan seorang ulama wanita yang dekat dengan kelompok teroris tersebut.
Dalam rekaman selama 17 menit wakil pimpinan Al Qaeda wilayah Semenanjung Arab (Aqap) Said Al Shihri mengatakan, sandera dari keluarga kerajaan tentunya menjadi bahan pertukaran berharga bagi tiap anggota mereka yang ditahan oleh pihak berwenang setempat. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (4/2/2010).
Entah kenapa Al Shihri memfokuskan penangkapan anggota keluarga kerajaan ini sebagai bahan pertukaran sandera dengan anggota perempuan dari Al Qaeda, yakni Haila Al Kassir. Al Kassir ditangkap oleh pihak berwenang Arab Saudi setelah tertangkap hendak merencanakan penyerangan terhadap instalasi minyak di kerajaan tersebut.
Sementara menurut analisis mengutarakan permintaan Al Shihri yang menuntut pembebasan anggota perempuannya, menunjukan jika penangkapan atas wanita yang juga bertindak penceramah ini menjadi pukulan telak bagi kelompok teroris pimpinan Osama bin Laden tersebut.
"Perempuan ini sepertinya amat penting bagi mereka (Aqap). Ini diluar dari kebiasaan, sepertinya perempuan ini (Al Kassir) terlibat dalam kegiatan penggalangan dana bagi Aqap," ungkap seorang pengamat dari the Saudi Middle East Center for Strategic and Legal Studies.
Perempuan saat ini dianggap memiliki peran aktif di Al Qaeda. Hal ini tentunya amat bertentangan dengan pandangan fundamentalis dari Al Qaeda, yang melihat perempuan seharusnya tetap berada di rumah.(faj)