KALAMAZOO – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyampaikan pidato yang tidak biasa di depan lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) Kalamazoo Central. Kali ini kalimat Obama terdengar cukup melankolis.
“Kerja keras tidak selalu menjadikan Anda sebagai pemenang. Ada waktunya Anda tidak berhasil mengerjakan satu pekerjaan.Ada masanya Anda mengacau dan menyakiti orang yang Anda sayang,” ungkap Obama di depan 280 lulusan SMU Kalamazoo Central. Kalimat itu tentu saja bukan kalimat yang biasa diucapkan orang nomor satu di AS. Pidato ini merupakan bagian dari reformasi pendidikan Obama yang bertajuk “Berlomba Demi Posisi Puncak”.
Reformasi ini diluncurkan supaya generasi muda AS giat berusaha dan bekerja.Namun, apa yang disampaikan Obama pada Senin (7/6) lalu lebih terdengar melankolis dibandingkan “menggugah”. Barangkali Obama masih frustrasi dengan persoalan pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak di Teluk Meksiko.
Seperti diketahui, Obama mesti menunda kunjungan ke Indonesia dan Australia demi mengurusi pencemaran tumpahan minyak.Masalah minyak belum selesai ketika berita tentang serangan Gaza sampai di telinga Obama. Pikiran Obama masih bercabang kala sang presiden mesti menyampaikan pidato demi menggugah semangat generasi muda AS. Malam itu Obama terasa sangat dekat dengan lulusan SMU Kalamazoo Central. Kalimatnya berisi nasihat yang sederhana.
Dia memuji generasi muda serta komunitas lokal Kalamazoo,Michigan.Tidak ada kalimat berbau politik. Nasihat Obama berkisar pada isu pribadi, keluarga,dan komunitas. “Anda sepatutnya bersyukur memiliki orang tua yang baik. Mereka sangat memerhatikan pendidikan Anda,”katanya kemudian. Dia terkesan dengan perhatian yang diberikan para orang tua terhadap pelajar Kalamazoo.
“Mereka memastikan pekerjaan rumah sudah dikerjakan. Mereka mengikuti pertemuan dengan guru dan mematikan televisi saat Anda belajar,”paparnya. Obama mengingatkan lulusan SMU untuk mengusahakan hal-hal baik.“Jangan sampai ada kata menyesal atas apa yang Anda lakukan,” sahutnya.Lewat kalimat tersebut, tampaknya Obama ingin mengingatkan supaya generasi muda tidak melakukan hal-hal yang sia-sia di kemudian hari.
“Penyesalan seperti itu kerap terjadi di Washington, bahkan setiap hari,” paparnya. Dia mengakui bahwa lulusan sekolah saat ini menghadapi banyak sekali gangguan yang tidak pernah dihadapi generasinya dulu.
“Kalian semua tumbuh bersama telepon seluler dan iPod, saling kirim SMS (pesan pendek) dan email, bisa mencari lagu dan teman dengan sekali tekan tombol.Kalian terbiasa pada gratifikasi instan.Tapi, prestasi, kesuksesan abadi itu tidak terjadi secara instan,”ingat Obama.
SMU Kalamazoo Central pantas disebut sebagai institusi penggerak pendidikan. Sekolah ini memberikan akses yang mudah bagi masyarakat miskin untuk memperoleh pendidikan.Kualitas pengajaran dan kecerdasan siswa tidak perlu diragukan.
Terbukti, sebanyak 1700 siswa mendapat kursi di kelas percepatan. Mengingat sebagian besar siswa berasal dari keluarga kurang mampu, pejabat sekolah lantas meluncurkan proyek pendanaan dan beasiswa bertajuk “Kalamazoo Promise”. (Koran SI/Koran SI/ika) (//faj)