Ilustrasi ledakan di Afghanistan (Foto: CBC)
KANDAHAR - Setidaknya 39 orang tewas dan 73 lainnya mengalami luka saat sebuah bom meledak di pesta pernikahan di sebelah selatan Provinsi Kandahar, Afghanistan.
Belum diketahui apa penyebab ledakan yang terjadi pada Rabu malam waktu setempat itu. Kandahar dikenal sebagai provinsi yang dikuasai kubu Taliban.
“Ada ledakan saat pesta pernikahand di Hangahaan di Distrik Arghandab. Setidaknya ada 39 mayat yang dibawa ke rumah sakit pusat di Kandahar. Sebanyak 73 orang terluka,” ujar seorang pejabat senior pemerintah setempat, Mohammad Anaas seperti dikutip AFP, Kamis (10/6/2010).
Anaas mengaku pihaknya hingga kini belum mengetahui pasti jumlah korban tewas. Ada kemungkinan korban terus bertambah. Dia juga belum bisa memastikan apakah ledakan itu berasal dari bom bunuh diri atau dari seumber lain.
Namun menurutnya, sebagian besar korban adalah laki-laki karena ledakan terjadi di area yang diperuntukkan untuk tamu laki-laki.
Kakak sang pengantin, Mohammad Zanif, menuturkan, kakaknya merupakan salah satu korban luka dalam insiden itu. KAmi tidak tahu apa yang terjadi. Ada beberapa kali ledakan yang menyebabkan orang tewas dan luka,” ungkap Zanif.
Kandahar merupakan wilayah yang menjadi salah satu target operasi pasukan Amerika Serikat dan sekutunya di Afghanistan. Mereka menargetkan menggusur Taliban dari provinsi yang tak jauh dari perbatasan Pakistan itu.
(ton)