YANGON - Banjir yang disertai longsor telah menewaskan sekira 46 orang di wilayah barat laut Myanmar hari ini. Sedangkan regu penyelamat hingga kini masih terus menyelamatkan korban yang selamat dari bencana tersebut.
Korban tewas akibat banjir dan longsor tersebut sebagian besar terjadi di wilayah Rakhine yang berbatasan dengan Bangladesh. Kota ini memang dilanda hujan deras selama dua hari terakhir. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (17/6/2010).
Pihak berwenang setempat hingga kini masih berusaha untuk membuka jalan yang rusak oleh banjir yang juga disertai longsor lumpur. Upaya ini dilakukan agar pemerintah dapat terus mengalirkan bantuan kepada korban bencana.
Media televisi setempat menyatakan, jika 28 orang yang tewas merupakan warga yang membangun rumahnya di wilayah pegunungan. Rumah warga tersebut hancur setelah longsor yang terjadi di Buthidaung pada Rabu 16 Juni. Sementara 18 korban tewas lainya merupakan warga yang tinggal di daerah Maundaw, sebelah selatan Buthidaung.
Banjir di Myanmar memang kerap terjadi akibat musim penghujan yang datang di akhir bulan Mei. Pada Mei 2008 lalu, bencana Badai Siklon Nargis yang menyeranga Myanmar menyebabkan lebih dari 140 ribu warga tewas dan hilang.
(faj)