Getting Time...

Isreal Cabut Travel Warning ke Turki

Fajar Nugraha
Rabu, 21 Juli 2010 12:33 wib
Warga Turki yang menjadi korban serangan Israel (Foto: AFP)
Warga Turki yang menjadi korban serangan Israel (Foto: AFP)
YERUSALEM - Israel mencabut perintah pelarangan berkunjung ke Turki pada hari Selasa 20 Juli. Kebijakan ini menunjukan upaya Israel yang hendak memperbaiki hubungan dengan Turki pasca penyerangan pasukan Israel terhadap kapal berisi bantuan kemanusiaan ke Gaza.

"Sebagai upaya pemulihan hubungan antara kedua negara, Pemerintah Israel mencabut travel warning ke Turki," pernyataan Pemerintah Israel seperti dikutip Associated Press, Rabu (21/7/2010).

Setelah insiden penyerangan yang dilakukan oleh pasukan komando Israel 31 Mei lalu, hubungan Turki dan Israel terus memanas hingga kini. Serangan atas kapal berisi bantuan kemanusiaan ke Gaza itu, menyebabkan tewasnya sembilan relawan asal Turki yang turut serta mengantarkan bantuan.

Atas serangan tersebut Pemerintah Turki bahkan duta besar mereka dari Israel. Turki juga mengkritik keras Israel, sekaligus menuntut negera Yahudi tersebut meminta maaf atas insiden tersebut.

Turki merupakan negara Islam yang menjadi sekutu terdekat Israel selama ini. Negara yang terbagi oleh Selat Bosphorus tersebut menjadi lokasi wisata favorit dari warga Israel. Namun kunjungan warga Israel merosot drastis usai insiden penyerangan Israel terhadap kapal bantuan kemanusiaan lalu.  
(faj)
TWITTER »
twit