Getting Time...

Hujan Turun, China Kembali Terancam Banjir

Fajar Nugraha
Senin, 26 Juli 2010 15:10 wib
Banjir di China (Foto: AFP)
Banjir di China (Foto: AFP)
BEIJING - Banjir kembali mengancam setelah sebagian besar wilayah China kembali diguyur hujan lebat. Tak hanya itu, bencana tanah longsor pun mengintai Negeri Tirai Bambu tersebut. 
Saat ini Pemerintah China terus memantau kemungkinan bencana baru dampak dari tingginya curah hujan tersebut.

Pasukan militer China dikerahkan untuk membuat bendungan yang terbuat dari karung pasir di pinggiran sungai. Badan Meteorologi China memperkirakan hujan deras akan turun di wilayah barat daya, tenggara, dan timur laut.

Hujan sempat membuat volume air di Sungai Yangtze meningkat. Debit air yang tinggi mengancam penampungan air yang berada di belakang bendungan raksasa. Sebelumnya, level air sempat menurun dari ketinggian puncak pekan lalu. Demikian diberitakan Xinhua, Senin (26/7/2010).

Sementara itu, korban akibat cuaca buruk yang melanda China terus bertambah. Empat orang dilaporkan tewas dan 16 lainnya hilang di wilayah Provinsi Sichuan. Sebagian besar lahan pertanian di wilayah itu digenangi air, bahkan hujan deras juga memicu terjadinya longsor.

Ribuan pasukan diturunkan di wilayah yang dilanda banjir parah di pelosok China. Mereka melakukan perbaikan serta membantu warga untuk pindah ke wilayah yang lebih aman. bulan ini saja, di Provinsi Shaanxi terdapat sekira 700 ribu warga yang dievakuasi dari ke tempat lebih aman. 

Pemerintah China menganggap bencana banjir tahun ini merupakan yang terburuk dalam satu dekade terakhir. Sekira 741 warga dilaporkan tewas dan 367 lainnya dilaporkan hilang. Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak insiden serupa pada 1998 lalu.  
(faj)
TWITTER »
twit