MOSKOW - Rusia menyatakan jika sanksi Uni Eropa (UE) yang dijatuhkan terhadap Iran, dianggap mengesampingkan usaha dunia internasional dalam mengatasi masalah program nuklir Iran. Kritikan ini dianggap dapat mempersulit upaya kerja sama antara Moskow dengan UE.
Menteri Luar Negeri Uni Eropa pada Senin 26 Juli menyetujui berbagai variasi sanksi ekstra terhadap Iran. Sanksi baru ini lebih mendetail dibandingkan dengan sanksi terhadap Iran yang disetujui oleh PBB, bulan lalu.
Sanksi ini termasuk dilarangnya melakukan transaksi dengan bank, perusahaan asuransi Iran. Selain itu, sanksi juga meliputi langkah untuk mencegah investasi di bidang perminyakan dan gas Iran.
"Hal ini tidak hanya merusak upaya bersama kita untuk mencari penyelesaian politik dan diplomatik di sekitar program nuklir Iran, tetapi juga menunjukkan penilaian untuk dipertimbangkan dengan hati-hati dan terkoordinasi berdasarkan ketentuan resolusi Dewan Keamanan PBB," pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip Reuters, Selasa (27/7/2010).
Namun pernyataan dari pihak Kemenlu Rusia ini mengindikasinya jika pihak Moskow menunjukan ketidaksepakatan mereka dengan negara-negara barat, khususnya mengenai Iran.
(faj)