BEIJING - Setidaknya dua orang tewas dan 200 lainnya terluka dalam sebuah ledakan yang terjadi di jalur pipa kimia di sebelah timur China, hari ini. Ledakan tersebut terjadi di Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, sekira pukul 12.00 waktu setempat.
Jalur pipa tersebut diketahui dilalui oleh bahan kimia berjenis Ethylene dan meledak di atas tanah yang terdapat di pabrik plastik yang sudah tidak beroperasi lagi. Media setempat melihat dua mayat tergeletak di tanah usai ledakan terjadi.
Sekira 200 korban terluka akibat ledakan ini dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Pihak berwenang sendiri masih belum bisa memastikan jumlah keseluruhan dari korban tewas dan terluka.
"Puluhan korban terluka saat ini masih dirawat di rumah sakit. Kondisi mereka tidak terlalu serius, namun sebagian besar menderita luka bakar," ungkap seorang dokter di Rumah Sakit Zhongda, seperti dikutip AFP, Rabu (28/7/2010).
Tidak ada korban tewas dilaporkan di Rumah Sakit Zhongda, namun sebagian besar rumah sakit di Nanjing dikabarkan saat ini menerima seluruh korban terluka akibat insiden ini. Sedangkan kebakaran yang disebabkan ledakan tersebut, saat ini berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
(faj)