Getting Time...

Pemilu Australia

Gillard Tertinggal di Beberapa Wilayah Strategis

Fajar Nugraha
Rabu, 11 Agustus 2010 13:13 wib
PM Australia Julia Gillard (Foto: Daylife)
PM Australia Julia Gillard (Foto: Daylife)
SIDNEY - Perdana Menteri Australia Julia Gillard saat ini masih belum mendapatkan perolehan suara memuaskan, di beberapa wilayah kunci yang menjadi basis oposisi pemerintah. 

Kondisi ini membuat persiapan PM Gillard pada pemilu 21 Agustus mendatang berada di ujung tanduk.


Melalui sebuah poling terbaru yang dilakukan oleh Newspoll menunjukan, Partai Buruh yang dipimpin Gillard masih unggul 51 persen dibandingkan pihak oposisi yang mencapai 49 persen dari koalisi kelompok Liberal/Nasional.


Tetapi Gillard masih belum mampu menarik perhatian dari pendukung oposisi tersebut yang menguasai wilayah Australia Barat dan Queensland. Tentunya kondisi ini dapat mempersulit posisi perdana menteri perempuan perempuan pertama Australia tersebut.


Berdasarkan survei yang dilakukan oleh 3.429 partisipan mengindikasikan pihak oposisi bersikeras untuk memenangkan 16 kursi di Queensland dan New South Wales. 


Angka ini membuatnya selangkah lagi untuk meraih kemenangan, mengingat adanya 17 kursi yang ada di setiap dua wilayah tersebut.


"Partai Buruh mungkin akan memenangkan sebagian besar kantung suara nasional, namun di saat bersamaan dapat mengalami kekalahan telak di daerah kunci. Kondisi dapat memaksa Partai Buruh keluar dari kursi kekuasaan," ungkap analis di Newspoll, seperti dikutip AFP, Rabu (11/8/2010).


Partai Buruh yang dipimpin PM Gillard saat ini terus mendominasi pemilihan umum di Australia sejak tahun 2007 lalu. 


Namun dalam waktu beberapa bulan terakhir, popularitas partai ini terus menurut saat masih dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Kevin Rudd.  
(faj)
TWITTER »
twit