Getting Time...

Penyebab Kecelakaan Mulai Diselidiki

Kamis, 26 Agustus 2010 10:22 wib
Kecelakaan pesawat di China (Foto: Reuters)
Kecelakaan pesawat di China (Foto: Reuters)
BEIJING – Penyelidik kemarin mulai mengumpulkan puing-puing dari pesawat domestik China Henan Airlines untuk digunakan sebagai petunjuk penyebab jatuhnya pesawat. 

Pesawat jenis ERJ-190 buatan Brasil itu jatuh pada Selasa (24/8) malam waktu setempat ketika berusaha mendarat pada kondisi kabut tebal.Akibatnya sebanyak 42 orang tewas dan 54 luka-luka. 

Pemerintah berjanji segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap kecelakaan terbesar pertama yang terjadi di China dalam kurun waktu enam tahun itu.

Mereka juga sudah mendapat laporan tentang adanya masalah teknis pada model jet, yakni mesin kembar ERJ-190 yang dibuat Brazil Embraer. Kotak hitam pesawat itu telah ditemukan di dekat Bandara Lindu di daerah hutan sekitar 9 km di luar Kota Yichun. 

Akibat kecelakaan itu, kemarin, bandara ditutup dan semua penerbangan Henan Airlines dihentikan. The Beijing Youth Dailymelaporkan, jika maskapai penerbangan besar, China Southern, juga telah menghentikan penerbangan sepanjang malam,baik masuk dan keluar Bandara Lindu sejak bulan September 2009 lalu.

Hal ini dilakukan karena masalah keamanan. Menurut korban kecelakaan yang mengalami luka-luka, sebelum pesawat jatuh, terjadi guncangan yang dahsyat dan menakutkan. Kemudian pesawat terbanting jatuh ke tanah dan meninggalkan jejak logam panjang yang terbakar di kegelapan. 

”Pesawat itu benarbenar mulai terguncang dengan cara yang menakutkan. Pesawat bergoyang sangat kuat lima atau enam kali,” beber salah seorang korban yang masih terbaring di ranjang rumah sakit kepada China Central Television (CCTV). (Koran SI/Koran SI/susi) 
(//faj)
TWITTER »
twit