PUTRAJAYA - Setelah memastikan negaranya tidak akan mengeluarkan travel warning ke Indonesia, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengomentari insiden pelemparan rumah yang ditinggali oleh warga Malaysia di Kalimantan Barat.
Insiden itu berlangsung ketika rumah seorang teknisi Malaysia yang bekerja di Kalimantan Barat, rusak akibat terkena lemparan batu. Insiden ini menambah deretan panjang aksi sentimen yang dilakukan terhadap Malaysia.
Pemerintah Malaysia, seperti dikutip The Star, Kamis (2/9/2010), masih belum memastikan apakah kejadian tersebut benar-benar terjadi. PM Najib sendiri telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri Malaysia untuk menyelidiki masalah ini.
Rumah yang didiami pria berusia 60 tahun tersebut diketahui dilempari batu oleh sekira lima orang tidak dikenal, yang menggunakan ikat kepala bertuliskan "Ganyang Masalah".
"Jika memang benar ada insiden itu, maka kedua pemerintahan harus bekerja sama untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," kata Najib.
(faj)