Getting Time...

Jepang Jatuhkan Sanksi Baru Pada Iran

Fajar Nugraha
Jum'at, 03 September 2010 15:46 wib
Presiden Mahmoud Ahmadinejad inspeksi fasilitas nuklir (Foto: AFP)
Presiden Mahmoud Ahmadinejad inspeksi fasilitas nuklir (Foto: AFP)
TOKYO - Jepang menerapkan sanksi kepada Iran hari ini. Sanksi tersebut termasuk pembekuan terhadap aset pihak-pihak yang berkaitan erat dengan program nuklir di Iran serta memperketat aturan atas transaksi finansial dengan Iran.

Negeri Sakura itu juga akan menunda investasi gas dan minyak Jepang yang ada di Iran, tetapi tidak rencana dari Jepang untuk memperketat impor minyak mentah dari Iran. Negeri Paramullah tersebut dikenal sebagai pemasok minyak terbesar keempat bagi Jepang. Demikian dilansir AFP, Jumat (3/9/2010).

Langkah yang diambil Jepang ini diambil setelah satu bulan lalu Tokyo menyetujui tindakan tegas yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada Juni lalu. Sebelumnya DK PBB sanksi baru bagi Iran, yang dianggap menolak menghentikan program pengayaan nuklirnya.

Sanksi baru dari Jepang ini meliputi pembekuan aset dari 88 perusahaan, bank, kantor pemerintah dan 24 orang lain yang dianggap memiliki kaitan dengan program nuklir Iran. 

Banyak negara, khususnya negara barat jika program nuklir Iran digunakan untuk membuat senjata nuklir, namun Iran terus membantah tuduhan tersebut.

Negeri Matahari Terbit juga akan melarang individu yang telah masuk daftar hitam, termasuk anggtoa Garda Revolusi Iran. Mereka akan dilarang untuk memasuki wilayah Jepang.  
(faj)
TWITTER »
twit