Getting Time...

Marak Ledakan Granat, Keamanan Bangkok Diperkuat

Fajar Nugraha
Jum'at, 03 September 2010 18:08 wib
Bentrokan di Thailand April lalu (Foto: Reuters)
Bentrokan di Thailand April lalu (Foto: Reuters)
BANGKOK - Pemerintah Thailand telah meningkatkan level keamanan di 460 titik wilayah Bangkok hari ini. Langkah ini diambil setelah terjadinya ledakan granat yang menimpa Ibu Kota Thailand tersebut baru-baru ini.

Lokasi seperti istana kerajaan, gedung pemerintahan, pembangkit listrik dan transportasi publik akan menjadi perhatian khusus dari Pusat Pemecahan Situasi Darurat Thailand (CRES). CRES ini sendiri didirikan untuk memonitor keamanan sejak kekacauan yang melanda Thailand April lalu.

Ribuan polisi, tentara dan pihak keamanan lainnya akan disebar di Bangkok, agar jalan di kota tersebut dapat tersebut dimonitor setiap jamnya mulai hari ini.

 "Pemerintah akan memobilisasi ribuan pihak keamanan dari tentara dan polisi, baik yang menggunaka seragam atau tidak," ungkap juru bicara CRES Mayor Jenderal Piya Uthayo seperti dikutip AFP, Jumat (3/9/2010).

Mayjen Uthayo menungkapkan sekira 130 lokasi termasuk yang dianggap sebagai lokasi beresiko tinggi, akan dipenuhi oleh petugas yang berpatroli. Sementara 198 lokasi lain seperti tempat tinggal dari publik figur yang dianggap, telah ditempatkan pihak keamanan yang berjaga-jaga.

Pemerintah Kota Bangkok saat ini berencana untuk memperbaharui ribuan kamera keamanan yang sebelumnya sudah tersebar di kota itu. 

Hingga saat ini Bangkok masih masuk dalam wilayah dimana status darurat berlaku. Status darurat itu diterapkan sejak 7 April lalu, sebagai respons aksi protes yang berujung pada kekerasan yang dilakukan oleh kelompok anti pemerintah "Kaus Merah".   
(faj)
TWITTER »
twit