QUETTA - Aksi bom bunuh diri kembali melanda di Pakistan. Kali ini 65 orang dilaporkan tewas saat bom meledak ketika berlangsungnya pawai kaum Syiah di kota Quetta.
Pengeboman yang terjadi hari Jumat 3 September ini juga menyebabkan 150 warga yang sebagian besar merupakan umat Muslim Syiah. Pada serangan ini, kelompok militan Taliban mengaku bertanggung jawab sebagai pelaku pengeboman.
"Kami berperang melawan Amerika Serikat dan pasukan keamanan Pakistan, namun Muslim Syiah juga menjadi target kami karena mereka juga kami anggap sebagai musuh," pernyataan dari kelompok Taliban seperti dikutip Associated Press, Sabtu (4/9/2010).
Para tokoh pemuka Syiah menyalahkan Pemerintah Pakistan yang gagal memberikan rasa aman kepada rakyatnya. Para pemuka agama Syiah pun berencana untuk melakukan aksi protes di Quetta.
Aksi kekerasan sektarian memang terus meningkat di Pakistan akhir-akhirnya ini, khususnya serangan kepada kaum Syiah. Umumnya tindak kekerasan ini dilakukan oleh kelompok militan Taliban yang memang berasal dari kelompok Muslim Sunni.
(faj)