Getting Time...

Banjir Terus Mengancam Kota-Kota Pakistan

Senin, 06 September 2010 11:49 wib
Banjir di Pakistan (Foto: AP)
Banjir di Pakistan (Foto: AP)
KARACHI – Banjir belum juga pergi dari Pakistan. Sejak kemarin, militer mengerahkan upaya terbaik untuk melindungi kotakota yang terancam banjir.

Kini bukan provinsi Sindh saja yang dihantam banjir.Kota-kota di selatan Sindh mesti berjaga-jaga, karena air bah bisa datang kapan saja.Kota Johi merupakan salah satu kota yang mendapat perhatian utama.Kemarin, militer mulai melakukan upaya preventif. 

“Kami melakukan upaya terbaik untuk melindungi Kota Johi yang terancam dihantam banjir,” papar pejabat administrasi distrik, Iqbal Memon kepada AFP. Pemerintah khawatir Johi menjadi sasaran banjir berikutnya, karena kota ini dikelilingi tanggul. 

Sementara itu, pemerintah sendiri tidak yakin akan kemampuan tanggul Johi. Tidak mau hanya berspekulasi, pemerintah lantas melakukan tindakan pencegahan. Apalagi sempat dilaporkan, air bergerak cepat menuju Johi. 

“Air menuju Johi setelah menenggelamkan kota Khairpur Nathan Shah, Mehar, serta beberapa pedesaan di distrik Dadu,” papar Memon. Dan sebagai tindakan awal, pemerintah dibantu militer berusaha memperkuat tanggul pelindung yang mengelilingi Johi. 

Namun, pemerintah menyadari, upaya itu saja tidak cukup untuk melindungi Johi.Ancaman banjir masih tetap ada, dan pemerintah mesti bergerak cepat. Kemarin, militer mengevakuasi sekitar 70% dari total keseluruhan populasi Johi. Begitu juga yang diupayakan di Khairpur Nathan Shah. 

Dilaporkan, sebanyak 90% warga Khairpur Nathan Shah,Mehar dan beberapa pedesaan di sekitarnya sudah dievakuasi. Mereka dievakuasi setelah sempat terjebak di desa terkait. 

Untuk mempercepat evakuasi, militer menerjunkan beberapa helikopter serta kapal Angkatan Laut (AL). Selain karena alasan waktu, tingkat keamanan penyelamatan dengan bantuan helikopter dan kapal AL juga lebih terjamin keamanannya. (Koran SI/Koran SI/ika) 
(//faj)
TWITTER »
twit