Getting Time...

Menlu Israel: Penundaaan Pembangunan Segera Berakhir

Fajar Nugraha
Senin, 06 September 2010 19:04 wib
Pemukiman Palestina yang hendak diruntuhkan Israel (Foto: Reuters)
Pemukiman Palestina yang hendak diruntuhkan Israel (Foto: Reuters)
YERUSALEM - Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman mengatakan partai pimpinannya berusaha untuk mengalangi upaya perpanjangan moratorium pembangunan pemukiman warga Yahudi di Yerusalem Timur.

Lieberman yang juga dikenal tokoh garis keras Yahudi menyatakan Pemerintah Israel harus memegang janji moratorium ini selama 10 bulan. Artinya, penangguhan pembangunan akan berakhir pada 26 September mendatang.

Dia menambahkan moratorium ini sebelumnya hanya disetujui agar Palestina bersedia untuk kembali ke meja perundingan. Pada 2008 lalu, perundingan damai Palestina-Israel gagal total.

"Janji tetaplah janji. Kami tidak akan menyetujui perpanjang moratorium. Jika memang ada proposal yang tidak berkenan di hati kami, maka proposal tersebut sudah pasti akan kami tolak," ungkap Lieberman seperti dikutip Associated Press, Senin (6/9/2010).

Tentunya kondisi ini berseberangan dengan apa yang diutarakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pada pembukaan perundingan damai di Washington, Amerika Serikat, pekan lalu, Netanyahu mendukung upaya damai ini.

Namun Lieberman justru merasa pesimistis dengan hasil perundingan. Menurutnya, target perdamaian yang harus dicapai dalam satu tahun amatlah mustahil. 
(faj)
TWITTER »
twit