Getting Time...

Abbas Minta AS Dilibatkan Soal Pemukiman Yahudi

Fajar Nugraha
Selasa, 07 September 2010 17:05 wib
Perundingan Palestina-Israel di Washington (Foto: AP)
Perundingan Palestina-Israel di Washington (Foto: AP)
RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan dirinya telah meminta keterlibatan Amerika Serikat (AS), untuk menyelesaikan masalah pemukiman Yahudi yang dianggapnya mengancam perundingan damai antara Palestina dan Israel.

Sebelumnya Israel telah membekukan konstruksi atas pemukiman di Tepi Bara tersebut hingga 26 September mendatang. Pembekuan konstruksi ini sebelumnya telah diterapkan sejak 10 bulan lalu. Israel sepertinya menunjukan sikap tidak akan memperpanjang pembekuan tersebut.

Abbas mengaku, jika dirinya pada Senin 6 September telah meminta secara langsung kepada AS untuk turut serta mencampuri masalah pemukiman ini. 

Menurut Abbas Pemerintahan Presiden Barack Obama telah berjanji untuk memainkan peran aktif dalam perundingan damai yang diluncurkan pekan lalu di Washington.

"AS akan hadir pada negosiasi, bukan hanya berada dibalik pintu. Tetapi mediator AS dapat berada di dalam ruangan negosiasi," ungkap Abbas seperti dikutip Associated Press, Selasa (7/9/2010).

Wilayah yang dijadikan pemukiman oleh warga Yahudi merupakan daerah yang dipersiapkan sebagai wilayah yang akan dimasukan dalam negara Palestina merdeka nantinya. 

Abbas menilai pandangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai pembekuan pembangunan, menjadi cobaan atas niatnya tersebut.

Abbas dan Netanyahu akan bertemu selama satu kali tiap dua pekan untuk melanjutkan negosiasi damai. Pertemuan pertama nantinya akan berlangsung di Sharm el Sheik di Mesir dan kemudian di Yerusalem. Menlu AS Hillary Clinton akan turut hadir dalam pertemuan di Yerusalem.  
(faj)
TWITTER »
twit