WELLINGTON - Gempa 7,1 skala richter yang melanda Selandia Baru pada Sabtu 4 September lalu tidak hanya menyebabkan gangguan kepada warga. Gempa itu juga menyebabkan gangguan atas produksi bir di Selandia Baru.
Pabrik bir The Lion Nathan yang berdiri di Christchurch sejak tahun 1850 sedikit mengalami kerusakan kecil akibat gempa pekan lalu. Tetapi gudang dari perusahaan bir itu rusak parah dengan sebagian besar stok bir, anggur hancur berantakan.
"Gudang kami hancur berantakan dan operasi pabrik pun terpaksa ditutup. Perusahaan saat ini masih berusaha mencari tempat alternatif untuk dijadikan gudang," ungkap juru bicara Lion Nathan, Judy Walter seperti dikutip News.com.au, Rabu (8/9/2010).
Walter mengatakan jika perusahaan itu sedang berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki kerusakan dan menambal keterlambatan distribusi. Lion Nathan memang menjadi pemasok sebagian besar bir ke seluruh wilayah Selandia Baru.
Diantara merk internasional yang ditangani oleh Lion Nathan antara lain Becks, Guinness dan Kikkenny.
(faj)