JAKARTA - Umat Muslim di Amerika Utara pada umumnya merayakan Idul Fitri dengan cara khidmat. Karena penetapan hari raya bergantung pada peninjauan bulan, seringkali banyak masyarakat tidak sadar datangnya Idul Fitri.
Masyarakat menggunakan metode yang berbeda untuk menentukan penghujung Ramadhan dan permulaan Syawal. Orang Amerika Utara yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dibanding mereka yang di wilayah barat.
Pada umumnya, penghujung Ramadhan diumumkan via e-mail, website, atau melalui sambungan telepon.
Keluarga Muslim di wilayah Barat akan bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan makanan kecil. Banyak keluarga-keluarga yang memakai pakaian tradisional dari negara mereka, karena kebanyakan Muslim disana ialah imigran.
Selanjutnya mereka akan pergi ke masjid yang paling dekat untuk salat. Salat itu bisa diadakan di masjid lokal, ruang pertemuan hotel ataupun wilayah publik yang diperuntungan untuk umat Islam melakukan Salat Idul Fitri.
Setelah salat dan kutbah, para jamaah saling memeluk dan satu sama lain saling mengucapkan selamat Idul Fitri. Muslim di Amerika Utara juga merayakan Idul Fitri dengan cara saling memberi dan menerima hadiah kepada keluarga.
Kerap kali Empire State Building di New York City, Amerika Serikat akan memancarkan lampu-lampu berwarna hijau sebagai penghormatan terhadap hari raya Idul Fitri. Seperti yang mereka lakukan pada hari raya Idul Fitri tahun 2007 lalu.
Di Eropa perayaan Idul Fitri tidak dilakukan dengan begitu semarak. Di Inggris misalnya, Idul Fitri tidak diperingati sebagai hari libur nasional. Kaum muslimin di Inggris harus mencari informasi tentang hari Idul Fitri.
Biasanya, informasi ini didapat dari Islamic Centre terdekat atau dari milis Islam. Idul Fitri dirayakan secara sederhana di Inggris. Khotbah disampaikan oleh Imam masjid setempat, dilanjutkan dengan bersalam-salaman.
Umumnya di satu area dimana terdapat banyak kaum Muslimin disana, kantor-kantor dan beberapa sekolah di area tersebut akan memberikan satu hari libur untuk kaum muslimin.
Untuk menentukan hari Idul Fitri sendiri, para ulama dan para ahli agama Islam sering mengadakan rukyat hisab untuk menentukan hari raya Idul Fitri. (Dikutip dari Wikipedia dan berbagai sumber)
(faj)