MANILA- Kebakaran hebat melanda wilayah pemukiman kumuh Manila, Filipina. Kebakaran ini menyebabkan 10 ribu orang kehilangan tempat tinggalnya.
Pihak penyelidik memperkirakan kebakaran ini disebabkan adanya arus pendek yang terjadi pada sebuah pemasak nasi milik seorang warga, di pemukiman kumuh Kota Makati. Insiden kebakaran ini adalah kejadian terbesar yang kelima kali terjadi di daerah tersebut.
"Kebakaran berlangsung di wilayah kumuh tersebut. Kami perkirakan jumlah warga yang kehilangan tempat tinggalnya mencapai dua ribu atau bahkan meningkat hingga 8 hingga 10 ribu warga," ungkap Wali Kota Makatu Jejomar Binay Jr, seperti dikutip AFP, Selasa (19/4/2011).
Binay menambahkan bahwa pemukiman tersebut dimiliki sendiri oleh warga. Setiap tahun, wilayah pemukiman itu tersebut bertambah dan warga yang tinggal pun terus menumpuk.
"Tempat itu terbakar hingga empat kali di masa lalu. Jelas sekali bahwa tempat ini amat berbahaya untuk ditinggali oleh warga," lanjut Binay.
Binay mengatakan pihaknya akan menampung para korban kebakaran di dua stadion, saat relokasi permanen untuk warga tengah dilakukan. Kebarakan di wilayah kumuh Filipina memang biasa terjadi. Sebanyak 13 persen dari 12 juta populasi di Manila, saat ini tinggal di wilayah kumuh.
Menurut perkiraan, populasi warga di wilayah kumuh Filipina akan meningkat hingga sembilan juta selama empat dekade ke depan.
(faj)