Foto : Guatemala (friendfeed.com)
GUATEMALA - Setidaknya, 27 orang dipenggal di peternakan yang berada di bagian utara Guatemala, dekat perbatasan Meksiko. Pembunuhan yang mengerikan itu dikhawatirkan ada kaitannya dengan penyelundupan narkoba.
Pembantaian tersebut terjadi di peternakan San Anders, yang terletak sekitar 500km dari Ibu kota Guatemala. Hingga kini belum jelas siapa yang bertanggung jawab dibalik pembunuhan tersebut.
Guatemala merupakan negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di Amerika Latin, setiap harinya terjadi 18pembunuhan. Salah satu genk yang paling ditakuti adalah "Maras". Demikian yang dilansir AFP, Senin (16/5/2011).
Walaupun demikian, kekerasan itu masih kalah dibandingkan perang narkoba di Meksiko yang menewaskan 37.000 orang sejak tahun 2006. Peristiwa itu terjadi ketika adanya tekanan angkatan bersenjata terhadap para kartel.
Hingga kini aksi pembunuhan yang berkaitan dengan narkoba di Meksiko pun kerap terjadi. Terakhir 218 korban pembantaian terkait narkoba ditemukan di dalam sebuah kuburan massal di Durango.
(rhs)