Foto : Suku Misseriya (akhbar.sd)
JUBA - Milisi Misseriya yang merupakam suku nomaden Arab telah berjalan menuju Abyei. Bukti ini didapat dari foto satelit yang memperlihatkan adanya barisan pasukan, tank, dan helikopter.
Milisi yang dipersenjatai tersebut merupakan sekutu dari pemerintah Sudan Utara pada saat perang saudara 1983 hingga 2005.
"Milisi Misseriya itu sedang berjalan menuju selatan. Kota Abyei saat ini ditinggalkan oleh warga sipil," ujar Juru Bicara PBB Hua Jiang. Seperti dilansir AFP, Kamis, (26/5/2011).
Pejabat Sudan Selatan menyatakan, milisi Misseriya pro Utara adalah para gembala yang pindah ke Abyei setiap tahunnya dengan membawa ternaknya. Sekarang mereka memasuki Abyei kembali dalam jumlah yang banyak.
Pernyataan tersebut dibantah oleh pimpinan suku Misseriya Sadiq Babo Nimer. Sadiq mengatakan hal itu tidak masuk akal dan merupakan propaganda.
"Tidak ada suku Misseriya di Abyei tanpa ada urusan yang jelas, sekarang adalah musim hujan, dan suku kami tidak akan membawa ternaknya sebelum Oktober," ujar Sadiq.
Dubes Amerika Serikat untuk PBB Susan Rice memperingatkan Khartoum tentang penyerangan terhadap Abyei. Hua Jiang juga memberikan kesaksian, empat helikopter PBB ditembak ketika mereka melakukan penerbangan dari markasnya di Abyei, tapi tembakan tersebut tidak mengenai helikopter itu.
(rhs)