Getting Time...

Belfast Diwarnai kerusuhan

Aulia Akbar
Selasa, 21 Juni 2011 09:40 wib
Foto : Konflik sektarian di Irlandia Utara (ABC)
Foto : Konflik sektarian di Irlandia Utara (ABC)
BELFAST - Kepolisian Irlandia Utara menyatakan, konflik sektarian kembali terjadi di Belfast, para pelaku melemparkan bom molotov ke jalanan.

Puluhan orang menggunakan topeng mengerubungi jalanan di Short Strand, yang merupakan daerah warga Katolik di Belfast.

Menurut Wali Kota Belfast Niall O'Dongghaile, sekira 100 orang menyerang rumah dengan menggunakan cat dan bom molotov. Hingga saat ini, tidak ada yang terluka dalam kerusuhan itu. Demikian diberitakan oleh Associated Press, Selasa (21/6/2011).

Penyebab dari kerusuhan ini belum diketahui, ketegangan di Irlandia Utara Tengah meningkat setelah parade tahunan 12 Juli, di mana para demonstran yang tergabung dalam Orange Order.

Orange Order merupakan organisasi persaudaraan bagi penganut agama Kristen Protestan yang berbasis di Irlandia Utara dan Skotlandia. Nama Orange diambil dari nama William of Orange yang mengalahkan pasukan Katolik James II dalam Perang Boyne 1690.

Konflik antara warga Protestan dan Katolik sering kali terjadi di negara ini, meskipun gencatan senjata telah dilaksanakan.(rhs)
TWITTER »
twit