Foto : Para pejuang Hizbullah (cdn)
BEIRUT - Kelompok Hizbullah akan mempersiapkan diri untuk bertempur melawan Israel bila negara Barat ingin menggulingkan Presiden Suriah Bashar Al Assad.
Hizbullah yang dipersenjatai oleh Suriah dan Iran, tengah mengawasi kerusuhan yang terjadi di Suriah. Pihaknya akan berusaha menghadang pihak Barat yang berniat ingin menjatuhkan rezim Suriah.
"Hizbullah tidak mengintervensi Suriah, ini merupakan masalah domestik Presiden Assad. Namun bila Barat bahu membahu untuk menjatuhkan Assad, Hizbullah tidak akan tinggal diam," ujar pejabat Lebanon, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/6/2011).
Organisasi ini sudah terbentuk hampir 30 tahun untuk mengkonfrontasi pendudukan Israel di selatan Lebanon. Mereka bertempur dengan Israel selama 34 hari pada 2006 lalu.
Mereka meyakini Barat akan membentuk Timur Tengah dengan menggantikan Presiden Assad dengan pemimpin yang mendukung Israel.
Situasi dan kondisi di Suriah saat ini memang kian menegang. Kecaman pun muncul dari banyak pihak, termasuk negara tetangga Suriah yakni Turki yang dibanjiri pengungsi Suriah.
Banyak pula negara Barat yang menyerukan Presiden Bashar Al Assad agar turun dari kursi pemerintahan.(rhs)