Getting Time...

6 Pasukan Perdamaian PBB Terluka Akibat Bom

Fajar Nugraha
Rabu, 27 Juli 2011 14:05 wib
Pasukan Unifil Prancis yang terluka (Foto: AFP)
Pasukan Unifil Prancis yang terluka (Foto: AFP)
BEIRUT - Bom di pinggir jalan meledak saat konvoi pasukan perdamaian PBB melewati sebuah jalan di Lebanon. Enam orang pasukan perdamaian asal Prancis dikabarkan terluka akibat insiden ini.

Bom itu meledak saat konvoi melintas di Kota Sidon. Dewan Keamanan PBB (DK PBB) menilai serangan ini sebagai aksi terorisme dan mengutuk perbuatan ini. Demikian diberitakan Associated Press, Rabu (27/7/2011).

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mengutuk keras serangan pasukan perdamaian untuk Lebanon (UNIFIL) ini. Insiden serangan tersebut dianggap menggangu dan hal ini merupakan serangan yang kedua kalinya terjadi dalam dua bulan terakhir, dan melanda pasukan UNIFIL.

Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tetapi ketegangan memang terus meningkat di Lebanon. Ini disebabkan keputusan pengadilan PBB yang mendakwa empat orang Hizbullah yang melakukan pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri 2005 lalu.

Sadar akan pasukannya menjadi korban dalam serangan ini, Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe juga turut mengutuk aksi itu. Juppe juga mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan atas pelaku pengeboman.

Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati memerintahkan dilakukannya penyelidikan. Pihak DK PBB pun menghargai langkah yang diambil oleh PM Mikati. Saat ini UNIFIL melakukan penyelidikan yang dilakukan bersama dengan Angkatan Darat Lebanon.

Serangan mematikan atas pasukan  UNIFIL terakhir kali terjadi pada Juni 2007 lalu. Saat itu bom menerjang kendaraan lapis baja PBB di dekat perbatasan Israel. Serangan ini menyebabkan enam orang pasukan perdamaian PBB tewas.
(faj)
TWITTER »
twit