Getting Time...

Militer Guatemala Divonis Penjara 6.000 Tahun?

Aulia Akbar
Rabu, 03 Agustus 2011 10:02 wib
ilustrasi : weeklystories
ilustrasi : weeklystories
GUATEMALA - Pengadilan Guatemala memvonis tiga mantan militer Guatemala yang tergabung dalam pasukan khusus masing-masing hukuman 6.060 tahun penjara. Mereka didakwa atas pembantaian pada 1982 silam terhadap 200 orang termasuk anak-anak.

Pengadilan juga memvonis seorang letnan dua dengan penjara 6.066 tahun atas tuduhan yang sama.

Meski demikian, menurut hukum di Guatemala hukuman penjara maksimum hanya ditetapkan selama 50 tahun. Demikian seperti lansir Washington Post, Rabu (3/8/2011).

Otoritas keamanan mengatakan, para terdakwa melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap para perempuan. Selain itu mereka juga melakukan praktik penghilangan paksa terhadap ratusan warga yang tergabung dalam komunitas Dos Erres.

Pembantaian tersebut merupakan salah satu dari ratusan pembantaian yang terjadi saat perang saudara di Guatemala. Perang dimulai pada 1960 dan berakhir pada 1996. Selama perang, 240 ribu warga Indian yang umumnya adalah suku Maya tewas.

Sama halnya seperti Meksiko, Guatemala juga diwarnai maraknya aksi kejahatan.
Beberapa bulan lalu, kelompok kartel melakukan aksi pembantaian terhadap warga di peternakan.

Kelompok yang sering beroperasi di negara tersebut umumnya adalah kartel asal Meksiko yang terkenal brutal dan kemampuannya yang dapat menyelinap ke negara lain.(rhs)
  • ucik » 0 Tanggapan
    Hukuman maksimal 50 tahun penjara aja udah lma bgt.... pa lgi yg 6000 thun.... mungkin log dh mti di penjara... hantunya jga msih dijadikan tahanan tuh.... hehehehehehe *_^
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit