Foto: Daylife
MADRID - Sekira 20 orang dikabarkan terluka termasuk tujuh orang petugas polisi dalam kerusuhan yang terjadi di Madrid.
Polisi terpaksa harus menghentikan kelompok demonstran yang dikenal dengan julukan The Indignants atau Kelompok Pemarah, agar tidak masuk ke alun-alun kota.
Saksi mata mengatakan bahwa polisi menyerang kerumunan yang berada di luar gedung menteri dalam negeri.
Serangan tersebut merupakan insiden terparah yang pernah terjadi sejak dilancarkannya demonstrasi pada pertengahan Mei lalu.
Indignant mengeluh terhadap penangnan yang dilakukan pemerintah terhadap ekonomi dan tingginya angka pengangguran.
Sekira lebih dari 200 polisi diterjunkan pada Kamis waktu setempat untuk mendekati wilayah Alun-Alun Puerta del Sol pada hari ketiga terjadinya demonstrasi.
Ketika para demonstran tiba di depan gedung menteri dalam negeri, mobil-mobil polisi anti huru-hara berdatangan dan langsung menyerang kerumunan demonstran.
Seperti dilansir BBC, Jumat (5/8/2011), kerusuhan pun tidak dapat dihindarkan, sekira 20 demonstran dan tujuh anggota polisi cidera dalam insiden tersebut.
Protes yang dilakukan di Madrid tersebut dilakukan sejak 15 Mei lalu dan telah menyebar ke kota lain di Spanyol melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.
Angka pengangguran di Spanyol mencapai angka tertingginya di Uni Eropa, sekira 21,3 persen, dan rata-rata usia pengangguran di bawah 25 tahun mencapai 44,6 persen.(rhs)