Getting Time...

AS: Asia Selatan Hadapi Ancaman Teror yang Serius

Aulia Akbar
Jum'at, 19 Agustus 2011 16:01 wib
Foto : Kelompok Taliban Pakistan di Waziristan (nytimes)
Foto : Kelompok Taliban Pakistan di Waziristan (nytimes)
WASHINGTON - Menurut laporan dari Amerika Serikat (AS), Asia Selatan tengah menghadapi ancaman teror dalam skala besar dengan meningkatnya kerja sama antara Al Qaeda dan militan di Pakistan, termasuk Lashkar e Taiba yang merupakan pelaku teror Mumbai pada 2008 lalu.

Dari Laporan AS tentang Terorisme 2010, Al Qaeda masih menjadi ancaman yang serius bagi AS. Meski Al Qaeda Pakistan dinilai melemah, mereka dinilai masih berkapabilitas untuk melakukan serangan regional bahkan lintas batas.

Lashkar e Taiba juga dikabarkan mulai bekerja sama dengan Al Qaeda dan militan-militan lainnya di Pakistan seperti Tehrik-e Taliban Pakistan dan juga Jaringan Haqqani. Demikian seperti dilansir IANS, Jumat (19/8/2011).

Laporan AS juga menyatakan, lebih dari 11.500 serangan teroris muncul di 72 negara sejak 2010 lalu dan menewaskan lebih dari 13.200 orang, dan sebanyak 75 persen serangan itu terjadi di wilayah Asia Selatan.

Kelompok militan yang berafiliasi dengan Al Qaeda saat ini tampak menguat. Mereka juga tampak mengadakan diskusi lewat forum-forum dan menggunakan teknologi lainnya.

Al Qaeda dan Taliban di Pakistan juga menguasai satu provinsi yakni Provinsi Waziristan. Provinsi tersebut bahkan disebut oleh AS sebagai wilayah paling berbahaya di dunia. Pesawat pengebom tak berawak milik AS kerap beroperasi di wilayah tersebut demi melumpuhkan militan-militan itu.(rhs)
TWITTER »
twit