Getting Time...

Israel Tunda Penggusuran Rumah Warga Palestina

Fajar Nugraha
Selasa, 06 September 2011 17:01 wib
Pemukiman di Tepi Barat (Foto: AFP)
Pemukiman di Tepi Barat (Foto: AFP)
YERUSALEM - Pihak Israel dikabarkan menunda rencana penggusuran rumah milik warga Palestina yang berada di Tepi Barat. Sedianya, rumah-rumah tersebut hendak dihancurkan oleh militer Israel.

Menurut Israel, rumah-rumah tersebut dibangun secara ilegal oleh warga Palestina. Sementara Kepala Teritorial Militer Israel mengeluarkan langkah penundaan penghancuran bangunan ini, dikarenakan perintah tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Palestina sendiri menilai perintah penggusuran tersebut tidak sesuai dengan hukum. Mereka membela diri, selama ini sulit untuk mendapatkan izin bangunan dari pihak Israel. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (6/9/2011). 

Senin 5 September kemarin, kendaraan alat berat miliki militer Israel dikabarkan menghancurkan tiga rumah milik warga Palestina di Tepi Barat. Ulah militer Israel itu memicu bentrokan antara militer dengan pemukim Palestina.

Tiga rumah di wilayah Migron, Tepi Barat, ini awalnya diperintahkan oleh pengadilan untuk diratakan dengan tanah. Pihak militer Israel sendiri langsung mengerahkan alat berat berupa bulldozer untuk menghancurkan rumah itu. 

Sekira 50 keluarga Palestina berada di wilayah pemukiman tersebut. Timbul keheranan mengapa hanya tiga rumah yang dihancurkan di wilayah tersebut, sementara rumah-rumah lainnya masih berdiri tegak.

Warga pun langsung memberikan perlawanan terhadap militer Israel. Beberapa orang pun ditangkap oleh pihak militer usai bentrokan terjadi.

Israel mengklaim dari sekira 100 rumah yang berdiri di wilayah Migron, seluruhnya diketahui dibangun tanpa izin. Rumah-rumah ini dibangun di wilayah yang akan dinyatakan sebagai bagian dari Negara Palestina. 
(faj)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit