Getting Time...

Janda Korban Penjajahan Belanda Akan Dapat Kompensasi

Aulia Akbar
Kamis, 15 September 2011 10:42 wib
Foto : Pembantaian Rawagede (allvoice)
Foto : Pembantaian Rawagede (allvoice)
DEN HAAG - Pengadilan Belanda menyatakan, Belanda bertanggung jawab atas eksekusi mati warga Indonesia di era penjajahan belanda pada 1947 silam. Para keluarga korban yang tewas harus diberikan kompensasi.

"Pengadilan menyatakan, Belanda dinyatakan bersalah dalam kasus eksekusi ini dan negara ini harus membayar kompensasi berdasarkan hukum," ujar Hakim di Den Haag, Daphne Schreuder, seperti dikutip AFP, Kamis (15/9/2011).

Sebanyak tiga hakim di Pengadilan Den Haag akhirnya memutuskan, para janda keluarga korban yang tewas tersebut harus mendapatkan kompensasinya.

Sebanyak delapan orang janda dan satu orang warga Indonesia sebelumnya menuntut Belanda agar memberikan kompensasi terhadap keluarganya yang tewas ditembak mati oleh para penjajah Belanda di Rawagede yang terletak di Bekasi.

Menurut Pemerintah Belanda, tragedi pembantaian Rawagede yang terjadi pada 1947 silam menewaskan 431 orang dan sebagian besar adalah pejuang kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah Belanda sebelumnya juga berniat mendonasikan EUR850 ribu atau sekira Rp10 miliar ke Balongsari, namun mereka menolak penggunaan kata "kompensasi" dalam pemberian dana tersebut.(rhs)
  • boqo » 0 Tanggapan
    semoga dananya ditolak mentah2 oleh keluarga Janda Korban Penjajahan Belanda, amin.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Irwan Ewans » 0 Tanggapan
    Apa benar dikatakan sebagian besar korban adalah para pejuang kemerdekaan,Dalam hal ini pemerintah harus mengambil sikap tegas,demi memenuhi rasa keadilan,bagi janda para korban !!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sandro » 0 Tanggapan
    mending ga usah di donasikan lah, daripada uangnya masuk kantong pribadi anggota parlemen... klo ada niat mw bertanggung jawab, mending ngasih bahan berupa materi aja..., karena masyarakat indonesia krisis kepercayaan thd pemerintah.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit