Getting Time...

Suu Kyi: Tutu & Mandela Inspirasi Myanmar

Aulia Akbar
Rabu, 05 Oktober 2011 14:08 wib
Foto : Aung San Suu Kyi (reuters)
Foto : Aung San Suu Kyi (reuters)
JOHANNESBURG - Oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi mengatakan, warga Myanmar yang mencari perdamaian dan rekonsiliasi terinspirasi oleh dua orang tokoh Afrika Selatan, Nelson Mandela dan Uskup Desmond Tutu.

Lewat sebuah rekaman video, peraih nobel perdamaian Aung San Suu Kyi berpidato di depan para hadirin yang ada di Universitas Johannesburg, Afrika Selatan pada Selasa malam dan para hadirin bertepuk tangan.

"Warga Myanmar menginginkan perdamaian, mereka ingin kebebasan, keamanan dan rekonsiliasi. Kami semua terinspirasi oleh Nelson Mandela dan Desmond Tutu," ujar Suu Kyi," seperti dikutip MG, Rabu (5/10/2011).

Pidato Suu Kyi disiarkan dalam sebuah upacara wisuda dan Suu Kyi langsung diberikan gelar penghargaan doktor pada Selasa malam. Pihak Universitas Johannesburg mengatakan, mereka memberikan gelar tersebut karena sikap revolusioner Suu Kyi dalam perjalanannya mengantarkan demokrasi ke Myanmar.

Suu Kyi meraih penghargaan nobel perdamaian pada 1991 dari aktivitasnya yang mengadakan protes damai terhadap junta militer Myanmar yang sudah memimpin negaranya dengan pemerintahan tangan besi sejak 1960 silam.
Ketika Suu Kyi pulang ke Myanmar dari perjalanannya di luar negeri pada 1988, ibunya jatuh sakit dan dirinya langsung memimpin demonstrasi pro-demokrasi.

Partai Liga Demokrasi Nasional yang dipimpin oleh Suu Kyi memenangkan pemilihan umum di Myanmar, dua tahun yang lalu, namun junta militer masih memimpin negara tersebut. Suu Kyi pun dipenjarakan dalam rumah tahanan.

Suu Kyi akhirnya dibebaskan pada November tahun lalu, namun sebanyak 1300 tahanan masih berada di dalam bui.(rhs)
TWITTER »
twit