Getting Time...

2 Prajurit AS Dituduh Memperkosa Remaja Korea

Fajar Nugraha
Senin, 10 Oktober 2011 14:02 wib
Ilustrasi: The Straits Times
Ilustrasi: The Straits Times
SEOUL - Dua prajurit Amerika Serikat (AS) dituduh melakukan tindakan pemerkosaan terhadap gadis remaja Korea Selatan (Korsel) di tempat terpisah. Insiden itu, memaksa pihak militer AS meminta maaf atas kejadian yang telang berlangsung 24 September lalu.

Brigadir Jenderal David Conboy yang mengawasi pasukan AS di Seoul, mengeluarkan pernyataan permintaan maaf atas tingkah laku anak buahnya. Namun, prajurit yang melakukan tindakan pemerkosaan tersebut tidak ditangkap oleh pihak berwenang meski sempat diinterogasi.

Insiden yang terjadi hari Sabtu itu jelas mencoreng muka dinas kemiliteran AS. Bahkan, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk urusan Asia Timur Kurt Campbell juga mengajukan permintaan maafnya. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (10/10/2011). 

Campbell menyesalkan insiden tragis dan tidak dapat diterima, yang berlangsung sekira dua pekan lalu. 

Dua insiden pemerkosaan terpisah itu memicu terjadinya protes kecil di depan Kedutaan Besar AS di Seoul. Sementara kemarahan warga Korsel atas aksi memalukan tersebut tampak ramai di internet.

Jenderal James Thurman yang memegang tongkat komando tertinggi pasukan AS di Korsel, langsung menerapkan jam malam usai laporan terjadinya kasus pemerkosaan ini. Jam malam itu dikabarkan akan berlangsung selama 30 hari.

Pihak AS mengkhawatirkan insiden ini dapat memicu terjadinya sentiman anti-AS. Pasukan AS sendiri yang ditempatkan di Korsel mencapai 28.500 pasukan.  
(faj)
TWITTER »
twit