MADRID - Seorang politis yang juga anggota Parlemen Spanyol melayangkan tuntutan kepada Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI). Dirinya tidak terima melihat foto dirinya dijadikan dasar bagi rekayasa gambar Osama bin Laden.
Gaspa Llamazares saat ini tengah mempersiapkan tuntutan hukumnya kepada FBI yang dengan sengaja menggunakan dirinya, sebagai bahan rekayasa foto. Meski memiliki dana besar dan teknologi tinggi, FBI dianggap ceroboh dengan sengaja menggunakan foto Llamazares sebagai bahan rekayasa.
FBI diketahui mendapatkan foto dari politisi Spanyol tersebut lewat Google Images. Bukan hanya tersebut dijadikan rekayasa untuk wajah Osama bin Laden, foto Llamazares juga dijadikan dasar rekayasa bagi buronan teroris lainnya Atiyah Abdul al-Rahman.
"Akan saya siapkan tuntutan bagi FBI. Mereka menggunakan foto saya tanpa izin dan mereka pun tidak meminta maaf dengan tulus," ucap Llamazares seperti dikutip Daily Mail, Rabu (12/10/2011).
Llamazares benar-benar geram dengan cara FBI itu. Dirinya tidak terima disejajarkan dengan tokoh-tokoh teroris yang tidak disenangi dunia internasional.
"Mereka (FBI) menggunakan foto saya untuk merekayasi wajah dua tokoh teroris dan keduanya sudah terbunuh," lanjutnya.
Foto tersebut ditaruh di website FBI pada Januari 2010 lalu dan terus berada di website sebelum akhirnya Pemerintah Spanyol melayangkan protes. Foto itu dimaksudkan untuk mereka-reka wajah Osama bin Laden setelah 10 tahun serangan WTC di New York.
Osama bin Laden sendiri tewas saat operasi militer pasukan Amerika di Abbottabad, Pakistan 2 Mei lalu. Sementara Al-Rahman tewas saat pesawat pengeboman AS melepaskan rudalnya di Waziristan, 22 Agustus.
(faj)