Foto : Flotilla yang akan menerobos blokade Israel (telegraph)
ANKARA - Kapal relawan ke Gaza, Armada Kebebasan II, dipastikan akan tetap memberikan bantuannya ke Jalur Gaza meski Israel melarang kapal bantuan itu menerobos blokadenya.
"Armada Kebebasan II akan tetap berlayar ke Gaza meski dilarang oleh Israel," ujar seorang perwakilan dari LSM Turki Humanitarian Relief Foundation (IHH) Bulent Yildirim seperti dikutip Trend, Senin (17/10/2011).
Yildrim menegaskan, IHH dan kapalnya tidak akan menerima adanya aktivitas ilegal. Tindakan yang mereka lakukan berada di dalam lingkup hukum internasional.
Israel sudah jauh-jauh hari mengingatkan Turki, dirinya tetap memblokade Jalur Gaza dan akan mengambil tindakan tegas bagi siapa pun yang mencoba menerobos blokadenya.
Salah satu alasan Israel memblokade Gaza adalah karena negeri Yahudi itu khawatir akan adanya penyelundupan senjata ke Gaza.
Pada 2010 lalu, Israel juga melakukan penyerangan atas armada Turki dan menewaskan sembilan warga Turki. Hal inilah yang akhirnya membuat Turki menjadi berang atas perlakuan Israel. Turki juga mendesak Israel agar meminta maaf atas perbuatannya.
Israel tetap menolak untuk meminta maaf dan menjustifikasi perbuatannya. Turki sebelumnya juga sudah menegaskan, negaranya siap mengerahkan kapal perangnya untuk mengawal setiap armada yang hendak berlayar membawa bantuan ke Gaza.
Bila Armada Kebebasan II dikawal oleh kapal perang Turki, ketegangan hubungan antara Turki dan Israel tampaknya akan semakin memuncak.(rhs)