Getting Time...

Dukung Korut, Pilot Korean Air Diinterogasi

Fajar Nugraha
Rabu, 19 Oktober 2011 09:30 wib
SEOUL - Seorang pilot Korean Air terpaksa diinterogasi karena dicurigai mendukung Korea Utara (Korut). Pilot asal Korea Selatan (Korsel) tersebut dianggap sudah melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional negaranya.

Pihak penyelidik merangsek masuk ke rumah dari pilot yang diketahui bernam Kim. Komputer dan beberapa dokumen yang menunjukan pujian serta dukungan kepada pemimpin Korut Kim Jong-il.

Pilot berusia 45 tahun tersebut saat ini dilarang untuk meninggalkan Korsel. Pihak berwenang Korsel pun meminta pihak maskapai Korean Air untuk melarang Kim menerbangkan pesawat jika dirinya bermaksud untuk terbang ke Korut.

Kasus ini terungkap saat pihak berwenang melakukan penyelidikan terhadap website pro-Korut yang di sebut Komando Keamanan Nasional Cyber, dimana Kim sendiri menjadi anggotannya. Dalam website itu ditemukan bahwa Kim adalah pendukung penuh dari Korut.

"Kami menilai aktivitas Kim benar-benar mencurigakan. Dirinya terus-menerus memuat dan membuat propaganda yang pro-Korut sejak lama. Kami minta Korean Air untuk melarang Kim melanjutkan tugasnya sebagai pilot karena kemungkinan besar dirinya akan lari ke Korut," ucap penyilidik seperti dikutip Suratkabar Korea Joongang, Rabu (19/10/2011).

Penyelidik mengatakan Kim dapat didakwa atas tuduhan mempromosikan dan mendukung ideologi pro-Korut. Tentunya oleh Kim ini dinilai melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional Korsel.

Selain Kim, pihak berwenang telah mengantongi 10 tersangka yang didapat dari data server website dimana Kim terlibat. Dikabarkan website pro-Korut itu memiliki 6.500 anggota dan 600 diantaranya adalah anggota inti. 

Beberapa diantara dari pendukung dari website ini ternyata dipenuhi oleh prajurit serta perwira dari Korsel. Belum lagi beberapa pegawai dari perusahaan besar yang berbasis di Seoul. 
(faj)
TWITTER »
twit