Foto : Rapat DK PBB (AFP)
NEW YORK - Pakistan memenangkan voting dari mayoritas anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan negara ini pun siap bergabung dalam DK PBB untuk masa jabatan dua tahun.
Pakistan, Maroko, Guatemala dan Togo mendapatkan dukungannya dari mayoritas anggota DK PBB. Sementara itu, Azerbaijan dan Slovenia gagal untuk mendapatkan keanggotaan di DK PBB.
Keempat negara tersebut akan menggantikan Bosnia, Brasil, Gabon, Lebanon dan Nigeria pada 1 Januari 2012. Pakistan pun akan berada dalam satu forum dengan rivalnya, India. Pakistan juga akan berhadapan dengan Amerika Serikat (AS) yang merupakan anggota tetap DK PBB yang saat ini mulai sering melancarkan kecaman ke Pakistan terkait masalah aktivitas militan. Demikian seperti diberitakan AFP, Sabtu (22/10/2011).
Pakistan tampaknya akan berada di sisi China yang menolak pemberlakuan sanksi atau segala macam tindakan yang diajukan oleh AS terhadap Iran dan Suriah. Seorang diplomat juga mengatakan, India kemungkinan akan bekerja sama dengan Pakistan dalam DK PBB hingga 2012 karena India juga berada pada sisi China dalam kasus Iran dan Suriah.
"Saya harap, kami akan bekerja sama dengan baik di DK PBB, terutama dengan India," ujar utusan Pakistan di PBB Abdullah Hussain Haroon.
Haroon juga mengatakan, selama ini dirinya memiliki hubungan yang baik dengan utusan India di PBB Hardeep Singh Puri(rhs)