Getting Time...

236 Buruh Kamboja Pingsan

Aulia Akbar
Jum'at, 28 Oktober 2011 08:41 wib
Foto : Pekerja Kamboja pingsan (kqube)
Foto : Pekerja Kamboja pingsan (kqube)
PHNOM PENH - Lebih dari 200 orang buruh yang bekerja pabrik pakaian asal Swedia di Kamboja pingsan. Peristiwa yang sama sempat terjadi beberapa bulan yang lalu.

Sekira 236 orang buruh dari pabrik pakaian merek Hennes & Mauritz pingsan dari Senin hingga Kamis lalu. Pabrik itu terletak di Provinsi Kampong Speu, yang terletak 50 kilometer dari Ibu Kota Kamboja Phnom Penh.

"Mereka hanya merasakan sakit kepala dan mereka akhirnya dilarikan ke rumah sakit," ujar polisi setempat, seperti diberitakan ABC, Jumat (28/10/2011).

Polisi mengatakan, pabrik pakaian itu menggunakan bahan kimia untuk mengusir serangga karena serangga seringkali memakan pakaian-pakaian yang diproduksi pabrik.

"Saya kejang, saya tidak dapat bernapas dan akhirnya muntah. Banyak rekan saya yang muntah pada saat itu," ujar seorang pekerja, Chea Chanry.

Beberapa pabrik pakaian juga sudah melakukan penyelidikan terhadap robohnya buruh-buruh pabrik. Menurut penyelidikan, jam kerja para buruh sangat lama dan pendapatan mereka juga tergolong rendah. Para buruh pun depresi dan mengalami gangguan kesehatan.

Pada Agustus lalu, 300 buruh di pabrik Hennes & Mauritz juga jatuh sakit. Penyebab robohnya buruh-buruh tersebut juga sama seperti yang saat ini terjadi, yakni, munculnya bau busuk dari pakaian-pakaian yang diproduksi.(rhs)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit