Ilustrasi : justice4stephen
TEGUCIGALPA - Sebanyak 176 aparat keamanan Honduras terpaksa ditahan akibat tuduhan korupsi dan keterlibatannya dalam aktivitas kejahatan yang terorganisir.
Menteri Keamanan Honduras mengatakan, para petugas kepolisian itu menjadi tersangka pembunuhan, penculikan, dan perdagangan narkotik. Penangkapan ini juga dilakukan setelah adanya pembebasan terhadap empat orang tersangka polisi yang diduga membunuh dua orang pelajar.
Pada pekan ini, Presiden Honduras Porfirio Lobo bahkan memecat komandan tinggi kepolisian Honduras dan mengerahkan militernya untuk memerangi kejahatan.
"Kami sudah membuang apel-apel busuk di Kepolisian Nasional," ujar Lobo, seperti dikutip BBC, Jumat (4/11/2011).
Honduras sudah menderita akibat tingginya tingkat kriminalitas yang tak dapat ditangani oleh pihak kepolisian. Menurut laporan, sebanyak 300 senapan serbu otomatis milik kepolisian berhasil dicuri oleh para kriminal di kantor polisi.
Negara ini juga merupakan tempat transit dari para penyelundup narkoba yang bergerak dari Amerika Selatan ke Meksiko dan Amerika Serikat (AS).
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2010, Honduras dinyatakan sebagai negara yang penuh akan insiden pembunuhan. Pembunuhan di Honduras umumnya terjadi akibat pertikaian antar kelompok kriminal.(rhs)