ROMA - Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin mendatang. Setidaknya hal ini dihembuskan oleh orang jurnalis Italia yang dekat dengan taipan media Italia tersebut.
"Tanda-tanda Silvio Berlusconi untuk memutuskan mengundurkan diri sudah jelas. Sekarang keputusannya itu tinggal menunggu hari, jam atau banyak pihak mengatakan dalam hitungan menit," jelas Editor Suratkabar Foglio Giuliano Ferrara, seperti dikutip Reuters, Selasa (8/11/2011).
Sementara Wakil Direktur Suratkabar Libero Franco Bechis, berkicau dalam akun Twitternya dan menyebutkan bahwa Berlusconi akan mengundurkan diri pada Senin atau Selasa mendatang. Surat kabar Libero sendiri selama ini dikenal sebagai pihak yang pro-Berlusconi.
Selama ini Berlusconi berusaha keras untuk membawa Italia keluar dari krisis keuangan yang melanda. Dirinya pun merasa yakin mampu membawa Italia menyelamatkan diri dari krisis.
Tetapi yang menjadi sorotan dari Berlusconi adalah bukan upayanya untuk menyelamatkan Italia dari krisis. Dirinya justru menarik perhatian dengan kasus-kasus pribadi yang menimpanya.
Salah satu kasus yang menarik perhatian massa adalah pesta seks yang disebut bunga-bunga. Kasus ini menyeruak ke pengadilan dan hampir membuatnya dipecat dari kursi perdana menteri.
Dalam pesta itu, Berlusconi bahkan dituduh melakukan hubungan seks dengan pekerja seks komersial yang masih di bawah umur. Meskipun, pada akhirnya pria berusia 74 tahun tersebut membantahnya.
Jaksa penuntut Italia sebelumnya, mengklaim memiliki bukti kuat yang dapat mendukung permintaan surat penggeledahan terhadap sebuah villa yang digunakan untuk melakukan pesta seks tersebut.
Bukti tersebut juga memuat pernyataan Ruby, PSK yang diyakini melakukan hubungan seks dengan Berlusconi.
Menurut perempuan yang kini berusia 18 tahun itu, beberapa gadis yang datang ke pesta yang diadakan Berlusconi diberikan fasilitas penginapan gratis di apartemen di Milan. Apartemen ini sendiri dibangun oleh grup bisnis Fininvest yang dimiliki Berlusconi.
Ruby, yang memiliki nama asli Karima El Mahroug diketahui kerap menginap di kediamanan Arcore miliki Berlusconi di Milan, kisaran bulan Februari dan Mei 2010. Inilah yang menjadi keyakinan para penuntut, jika PM Italia tersebut memang terlibat prostitusi di bawah umur.
(faj)