Getting Time...

Israel Serang Gaza, Polisi Hamas Tewas

Fajar Nugraha
Senin, 14 November 2011 08:46 wib
Pesawat tempur Israel serang Gaza (Foto: AFP)
Pesawat tempur Israel serang Gaza (Foto: AFP)
GAZA - Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza. Serangan kali ini ditujukan langsung ke wilayah pertahanan kelompok pejuang Hamas dan menewaskan seorang polisi Hamas.

"Serangan mengenai pusat teror di wilayah utara Gaza," ungkap pihak militer Israel seperti dikutip Reuters, Senin (14/11/2011).

Militer Israel menambahkan, serangan tersebut merupakan bentuk balasan atas serangan roket yang dilesakan ke wilayah Israel sebelumnya. Serangan roket tersebut tidak menimbulkan korban di warga Negeri Yahudi tersebut.

Sementara petugas medis Palestina mengatakan serangan kali ini ditargetkan kepada pangkalan militer Angkatan Laut yang digunakan oleh Hamas. Selama ini memang Israel menuduh Hamas bertanggung jawab atas serangan roket yang dilesakan kepada Israel.

Wilayah Palestina di Gaza saat ini memang masih dikuasai oleh kelompok Hamas. Saat ini Hamas sudah melakukan rekonsiliasi dengan kelompok Fatah yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas demi mewujudkan negara Palestina merdeka.

Tetapi masalah justru berada di Israel yang bersikeras tetap membangun pemukiman Yahudi di wilayah yang ingin dijadikan Ibu Kota oleh Palestina bila mendapatkan kemerdekaannya.

Sementara proses menuju kemerdekaan ini masih terhambat dengan terputusnya negosiasi antara Israel dan Palestina. Terlebih lagi setelah Palestina mengajukan keanggotaan penuh di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tetapi, upaya Palestina untuk secara penuh masuk dalam keanggotaan PBB sepertinya terancam batal. Dewan Keamanan PBB (DK PBB) mengatakan, pihaknya tidak memenuhi konsensus mengenai keanggotaan Palestina.

Komite Keanggotaan DK PBB menyatakan, bahwa dari 15 negara anggota tidak dapat menemui konsensus atas proposal keanggotaan Palestina di PBB. Komite Keanggotan mengeluarkan pernyataan tersebut, setelah melakukan pertemun tertutup Jumat pekan lalu.

Hal ini tentunya menyulitkan posisi Palestina, karena untuk diterima dalam keanggotaan PBB tentunya harus mendapatkan persetujuan dari DK PBB. Palestina pun hanya membutuhkan sembilan suara untuk mewujudkan hal itu.

Tetapi pihak Palestina akan tetap berupaya keras untuk mewujudkan keinginannya. Presiden Palestina Mahmoud Abbas bersikeras untuk tidak menyerah dalam keanggotaan Palestina di PBB.

Abbas menambahkan bahwa Palestina siap untuk melanjutkan kembali negosiasi dengan Israel. Selama ini, Palestina menolak untuk kembali ke meja perundingan selama Israel masih terus melakukan pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah yang akan dijadikan negara Palestina merdeka. 

Abbas juga meminta AS untuk merubah sikap mereka dan lebih serius lagi terlibat dalam proses negosiasi.
(faj)


Okezone.com Vote Form : 528940

Anda mendukung perjuangan Kelompok Hamas?



TWITTER »
twit