Foto : Arroyo dihadang di bandara (AFP)
MANILA - Pengacara mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo mengatakan, kondisi kliennya sudah mulai membaik dan saat ini siap dipindahkan ke rumah tahanan.
Arroyo sebelumnya berencana untuk berobat ke luar negeri untuk menyembuhkan penyakit tulangnya. Namun Pemerintah Filipina tak mengizinkan Arroyo meninggalkan Filipina karena wanita itu harus diadili. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Jumat (25/11/2011).
Mantan Presiden Filipina itu diadili atas tuduhan korupsi, kecurangan dalam pemilihan umum, dan bahkan pembantaian terhadap 57 orang di bagian selatan Filipina.
Insiden pembantaian ini memang dilakukan oleh dua orang sekutu politik Arroyo. Pelaku dikenal sebagai sosok penting di klan Ampatuan di Pulau Maguindanao.
Meski demikian, Pemerintah Filipina sudah berjanji akan memperlakukan Arroyo dengan baik dan hormat. Arroyo bahkan tidak diborgol saat ditangkap oleh pihak kepolisian. Arroyo juga tidak dimasukkan ke dalam penjara.
Pengacara Arroyo, Ferdinan Topacio, sebelumnya sudah meragukan akan pengadilan yang adil, yang dijanjikan oleh Pemerintah Filipina. Menurutnya, Pemerintah Filipina memang berniat untuk menahan Arroyo yang saat ini sedang sakit.
Topiaco juga melihat kasus Arroyo sudah keluar jalur dan hak asasi Arroyo dilanggar. (rhs)
getting time ...
Belajar Bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang penemuan ratusan cakar beruang dan kasus pencurian bayi di Spanyol.
What are the things in life you can't live without? A survey reveals what British people need.
The BBC gets a royal visitor. Queen Elizabeth officially opens the BBC's new headquarters.
Rabu, 19 Juni 2013 16:03 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 14:30 WIB
Rabu, 19 Juni 2013 14:27 WIB