Getting Time...

2 Hari, 50 Mayat Ditemukan di Meksiko

Fajar Nugraha
Sabtu, 26 November 2011 13:21 wib
GUADALAJARA - Perang terhadap kejahatan narkoba terus menerus menyebabkan korban di Meksiko. Selama dua hari terakhir, sudah 50 jasad ditemukan di wilayah Meksiko. 

Seperti dilansir Associated Press, Sabtu (26/11/2011), jasad dari para korban itu, diperkirakan merupakan imbas dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh para kelompok kartel narkoba yang berkuasa di Meksiko.

Kemarin, jasad dari 26 pemuda dibuang begitu saat di tiga kendaraan yang ditinggalkan di Guadalajara. Mereka diyakini menjadi korban balas dendam dari kelompok kartel dan memberikan pesan mengerikan kepada pihak berwenang Meksiko.

Kepolisian mengatakan, para korban itu diekseskusi di dua buah mobil van dan truk pickup yang diparkir di kota yang terkenal dengan minuman tequilla dan musik Spanyol.

Guadalajara merupakan kota yang dikhawatirkan menjadi target dari kartel Zetas yang terkenal akan kekejamannya. 

Kartel tersebut sering melakukan serangan ala gerilya terhadap kelompok kartel lainnya dan aparat keamanan. Mereka juga sudah pernah membantai para warga Guatemala dengan sadis.

Penemuan jasad ini melanjuti penemuan 24 jasad di Kota Culiacan, negara bagian Sinaloa. Bersamaan dengan jasad itu, didapatkan pula pesan bahwa perjanjian damai antara pihak keamanan dengan kelompok kartel Sinaloa sudah berakhir.

Kondisi ini tentunya makin membuka peluang kekejaman berlanjut di Meksiko. Tentunya Presiden Meksiko Felipe Calderon harus berusaha lebih keras lagi agar tidak jatuh korban dari pihak sipil, dalam perang melawan narkoba yang selama ini dia canangkan.
(faj)
TWITTER »
twit