Getting Time...

40 Polisi Korsel Terluka dalam Protes

Fajar Nugraha
Senin, 28 November 2011 09:24 wib
Protes di Korsel (Foto: Reuters)
Protes di Korsel (Foto: Reuters)
SEOUL - Hampir 40 polisi Korea Selatan (Korsel) menderita luka-luka ketika menghadapi unjuk rasa melawan demonstran anti-Amerika Serikat (AS). Mereka menolak perjajian perdagangan besar Korsel-AS.

Sekira 2.200 orang berkumpul untuk melakukan aksi protes di Distrik Gwanghwamun, Seoul. Protes yang awalnya berlangsung damai, tiba-tiba saja berubah dengan dipenuhi kekerasan.

Demonstran tiba-tiba saja memukul dan menendang para petugas polisi yang mengawal jalannya aksi unjuk rasa ini. Tidak jelas apa yang menyebabkan mereka menjadi buas.

Seperti dilansir AFP, Senin (28/11/2011), polisi memperkirakan ada provokator yang menyebabkan pecahnya kekerasan ini. Mereka belum berhasil menangkap provokator tersebut.

Diantara petugas kepolisian yang turut terluka dalam kejadian ini adalah, kepala polisi distrik Gwanghwamun. Sementara sebagian polisi yang menjadi korban, hanya menderita luka ringan.

Sejak pemerintah mendorong perjanjian perdagangan yang sempat tertunda, beberapa kelompok masyarakat turun ke jalan untuk melakukan protes sejak Selasa pekan lalu. Pengunjuk rasa menilai kerja sama perdagangan ini hanya akan merugikan Korsel.(faj)
TWITTER »
twit