Getting Time...

Korsel: Korut Alami Krisis Kepemimpinan

Aulia Akbar
Senin, 28 November 2011 10:24 wib
Foto : Pemimpin Korut Kim Jong Il (ruvr)
Foto : Pemimpin Korut Kim Jong Il (ruvr)
SEOUL - Pejabat Korea Selatan (Korsel) mengatakan, Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Il akan mengalami permasalahan saat menjalankan transfer kekuasaan ke putranya Kim Jong Un.

"Saya rasa, proses transfer kekuasaan kepemimpinan Korut sedang berjalan dan hal ini takkan berjalan mulus," ujar Menteri Unifikasi Korsel Yu Woo Ik, seperti dikutip AFP, Senin (28/11/2011).

Kim diduga mempercepat proses suksesi kepemimpinan pada Agustus 2008 lalu, saat dirinya menderita stroke. Pada September lalu, putranya juga naik pangkat menjadi jenderal bintang empat di Korsel.

Meski putra Kim akan naik menjadi Pemimpin Korut, negeri komunis itu sudah mengalami krisis ekonomi besar-besaran dan dikenai sanksi yang cukup berat. Krisis pangan juga tampak menyelimuti Korut serta tekanan internasional terhadap proyek nuklir Korut.

Hingga saat ini, Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di Asia juga mendesak agar Korut kembali serius untuk melanjutkan dialog denuklirisasinya lewat perjanjian six party.

Selain masalah nuklir, Korut juga mendapatkan tekanan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap kasus pelanggaran HAM, khususnya penyiksaan para tahanan di Korut.

Yu juga menambahkan, rezim Korut sebelumnya bercita-cita untuk menjadi sebuah negara hebat, kuat, dan makmur pada 2012, tepatnya pada saat ulang tahun pelopor Korut Kim Il Sung, yang merupakan ayah dari Kim Jong Il. Hal itu pasti akan menjadi tantangan baru bagi penerus Kim Jong Il.(rhs)
TWITTER »
twit