Getting Time...

Mantan Pemimpin Khmer Merah Diadili

Fajar Nugraha
Senin, 05 Desember 2011 08:30 wib
Ilustrasi: AFP
Ilustrasi: AFP
PHNOM PENH - Tiga mantan pemimpin senior rezim Khmer Merah Kamboja akan menjalani proses pengadilan untuk pertama kalinya hari ini. Ketiganya diduga terlibat langsung atas pembantaian sekira 1,7 juta warga pada 1970-an lalu.

Pengadilan ini memang sudah ditunggu sejak lama dan sudah dimulai sejak akhir bulan lalu, untuk mendengar pendapat. Pengadilan kali ini difokuskan untuk mendakwa para pemimpin senior Khmer atas relokasi paksa dan kejahatan atas kemanusiaan. 

1975 silam, Khmer Merah memulai memindahkan secara paksa sekira 1 juta warga dari ibu kota saat itu, menuju wilayah pedesaan. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk pemerintahan komunis yang memfokuskan dirinya pada industri pertanian.

Selain kejahatan kemanusian, seluruh terdakwa dituduh melakukan aksi genosida, mengekang kebebasan beragama, pembunuhan serta penyiksaan. Semuanya mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (5/12/2011).

Selama melakukan aksi kejahatannya di Vietnam, Khmer Merah dipimpin oleh Pol Pot sejak 1976 hingga 1979. Dirinya baru mundur dari jabatannya pada 1985, namun bertahan sebagai pemimpin de facto Partai Komunis dan kekuatan yang dominan di dalamnya.

Pol Pot tidak sempat menjalani proses pengadilan khusus untuk Khmer, dirinya meninggal akibat serangan jantung pada April 1998. 
(faj)
TWITTER »
twit