Foto : Simpatisan Hamas di Gaza (AP)
GAZA - Kemenangan partai dari kelompok Islam Ikhwanul Muslimin di Mesir tampaknya akan ikut memperkuat peranan fraksi Hamas yang saat ini menguasai Jalur Gaza. Hamas pun dinilai sebagai perpanjangan tangan dari para Ikhwan.
Hamas seringkali disebut sebagai kelompok militan oleh negara-negara Barat karena para pejuang Hamas sering melakukan serangan bom terhadap Israel. Sikap Hamas yang menolak untuk mengakui Israel juga semakin membuat fraksi ini semakin dijauhi oleh Barat.
Meski demikian, kemenangan kelompok Ikhwanul Muslimin di Tunisia, Maroko, dan juga Mesir akan membantu Hamas dalam meningkatkan pengaruh dan peranannya di Jalur Gaza. Kemenangan Ikhwan juga akan membantu Hamas untuk mengakhiri blokade di Gaza yang sudah berlaku sejak 2007 lalu.
"Setelah kelompok Islam mendominasi Parlemen Mesir, saya yakin, akan ada pengaruh yang baik terhadap wilayah Timur Tengah," ujar seorang pengamat Hani Habib, seperti dikutip Xinhua, Senin (5/12/2011).
Beberapa pengamat juga mengatakan, Hamas bisa saja membuka kantor perwakilannya di Kairo, Mesir dan organisasi itu dapat menjadi representasi yang cukup penting di Mesir.
"Ketika negara-negara Arab memiliki kelompok Islam sebagai pemerintahnya, ini berarti, tindakan Israel dan AS yang hendak mengisolasi Hamas dari peta dunia menjadi gagal total," ujar seorang pejabat Hamas Fawzi Barhoum.(rhs)