Foto : Utusan AS untuk Korut Glyn Davies (kiri) (AFP)
TOKYO - Amerika Serikat (AS) akan mempertimbangkan untuk mengadakan pertemuan dengan para petinggi Korea Utara (Korut) untuk membahas program nuklir negeri komunis itu. Namun, AS menuntut Korut untuk merubah sikapnya terlebih dulu.
"Korut harus mengubah sikapnya, mereka harus menghentikan segala tindakannya yang mengandung provokasi. Mereka juga harus memenuhi kewajibannya melucuti progran nuklirnya," ujar utusan AS untuk Korut Glyn Davies, seperti dikutip AFP, Senin (12/12/2011).
Meski Pyongyang mengatakan, program pengayaan uraniumnya ditujukan untuk meningkatkan kebutuhan listrik, proyek nuklir negeri komunis yang terisolasi itu bisa saja digunakan untuk membuat bom yang mengandung plutonium.
Hingga saat ini, AS masih mengharapkan Korut agar sepakat untuk berdialog dengan AS, China, Korea Selatan (Korsel), Jepang, dan Rusia. Dialog itu sempat mengalami kebuntuan pada 2009 lalu, dan Korut pun memutuskan untuk keluar dari perundingan sebelum akhirnya mengadakan uji coba senjatanya.
"Kami masih memiliki kesempatan untuk menguji kesediaan Korut dalam bersikap baik, sehingga kami dapat memulai lagi dialog six party," tambahnya.
Davies yang saat ini berada di Jepang akan segera mengunjungi Seoul, Korsel dan Beijing. Dirinya juga akan segera bertemu dengan keluarga Jepang yang diculik oleh Korut pada 1970 silam.(rhs)